Kawasan Tepi Sungai Babura Terendam Hingga Atap Rumah

MENARAnews, Medan (Sumut) – Banjir cukup parah merendam Keluruhan Beringin, Kecamatan Medan Selayang, Senin (19/10). Warga pemukiman yang tinggal tepat berada di tepi sungai Babura ini langsung dievakuasi ke tempat yang lebih aman.

Hujan yang mengguyur Kota Medan sejak tadi malam menyebabkan sungai Babura meluap. Dari penuturan Camat Medan Selayang, Sutan Lubis, ada 130 Rumah yang terendam banjir.  Banjir yang melanda pemukiman padat penduduk ini tingginya mencapai dua meter. Rumah penduduk yang terendam hanya tinggal atap rumahnya saja.

Pihak kecamatan mencatat, saat ini sudah 100 warga yang dievakuasi. Evakuasi dilakukan oleh petugas gabungan dari BNPB daerah, TNI, dan Kepolisian. BNPBD menurunkan perahu karet untuk memudahkan proses evakuasi.

Pada saat dilokasi banjir, tampak petugas sedang mengevakuasi seorang kakek tua yang sedang sakit. Kakek tua tersebut dievakuasi menggunakan perahu karet ke rumah warga yang tidak terkena banjir. Dirinya tampak hanya terbaring di perahu karet karena sakit.

Sutan Lubis mengatakan pada saat banjir ada seorang ibu yang hamil tua dan akan melahirkan. Ibu hamil tersebut langsung dibawa ke Rumah Sakit dan dikabarkan sudah melahirkan seorang anak perempuan.

Dari penuturan warga sekitar air mulai tinggi sejak pukul 03.00 WIB. Warga langsung mengevakuasi barang berharganya ketempat yang lebih tinggi. Ada juga yang mengevakuasi kendaraan ke jembatan yang tak jauh dari lokasi.

Pantauan dilokasi, hingga kini petugas masih melakukan evakuasi terhadap warga yang masih terjebak banjir. Tak sedikit juga warga yang menonton proses evakuasi.

Warga meminta pemerintah agar dapat melakukan penanganan bencana banjir secara serius. Banjir yang terjadi di Kelurahan Beringin adalah bencana lima tahunan yang biasanya terjadi di musim penghujan. (yug)

{adselite}

Comments
Loading...