spot_img

KADIN Jabar Tandatangani MoU Dengan BritCham

MENARAnews, Bandung (Jabar) – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Barat menandatangani MoU dengan The British Chamber of Commerce di Indonesia (BritCham) di Kantor Kadin Jawa Barat, Bandung pada Selasa (6/10).

Penandatangangan MoU ini dilakukan oleh perwakilan kedua pihak yaitu Kepala Kadin Jabar, Agung Suryamal Sutisno dan Britcham Chairman sekaligus Presiden Direktur PT. Rolls-Royce Indonesia Adrian Short.

Agung Suryamal Sutisno mengatakan, penandatanganan kesepakatan ini merupakan langkah strategis dalam menjalin kerja sama dengan BritCham.

“Diharapkan adanya sinergi ke depan terkait potensi dengan masing-masing institusi,” ujarnya.

Agung menambahkan, Jawa barat merupakan provinsi strategis dengan potensi yang besar, yaitu potensi pasar dengan jumlah penduduk yang besar dan potensi pengembangan industri karena 58% industri nasional ada di Jawa Barat. Mengingat saat ini Indonesia dan Jabar sedang dalam proses pembangunan yang memerlukan dukungan teknologi, finansial, maupun Sumber Daya Manusia (SDM) yang tepat.

“UK (Inggris Raya) merupakan negara yang besar dan berpengaruh. Saya kira ini akan mendukung kepentingan Indonesia dalam membangun kesejahteraan di Indonesia terutama Jabar. Terlebih melihat konstribusi UK dalam hubungan bisnis dengan negara-negara lain,” ungkapnya.

Adapun kesepakatan bersama antara kedua belah pihak terdiri dari peningkatan bentuk kolaborasi dan hubungan yang saling mendukung bagi anggota organisasi di masa depan.

Chairman BritCham Adrian Short mengatakan, Britcham bertujuan untuk menjembatani pencarian mitra komersial dari Indonesia untuk para pelaku bisnis Inggris serta meningkatkan kesadaran peluang investasi dan perdagangan yang ada di Jawa Barat.

“Selain itu, BritCham telah merencanakan kunjungan ke Inggris untuk misi perdagangan dan investasi pada 2016 untuk mencapai objektif tersebut,” tutur Adrian Short.

Menurutnya penandatanganan MoU ini sebagai kerangka acuan untuk ke depannya untuk daerah lain di Indonesia dan Bandung diharapkan menjadi titik awal kerja sama ke depannya, terutama untuk industri seperti energi, penerbangan, dan teknologi.

“Jabar khususnya Bandung memiliki perguruan tinggi yang banyak dan terbaik di seluruh Indonesia yang menjadikan modal utama sebagi sdm berkualitas untuk pengembangan industri ke depannya. Inggris juga ingin membantu mengembangkan potensi itu,” ujarnya.

Sebelum penandatanganan MoU, inisiatif telah dilakukan BritCham melalui pertemuan dengan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil yang juga menghadirkan Duta Besar Inggris untuk Indonesia, Asean, dan Timor Leste HMA Moazzam Malik dan perwakilan pelaku bisnis Inggris yang ada di Indonesia, termasuk para Anggota Dewan BritCham.

BritCham juga melakukan inisiatif untuk peningkatan investasi dan perdagangan antar dua negara, yaitu program Indonesia to the UK dimana pemangku kepentingan, termasuk Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) dan Bank Indonesia (BI) mempromosikan iklim investasi Indonesia dan peluang di Inggris kepada pengusaha Inggris pada Juni 2015 lalu.

“Kadin Jawa Barat dan Jawa Timur juga diharapkan bergabung dengan BritCham dan UKTI pada pelaksanaan roadshow yang akan datang di Inggris pada November 2015. Diharapkan terjalin hubungan yang lebih baik lagi,” ujarnya.

Penandatanganan ini juga disaksikan UK Prime Minister’s Trade Envoy to Indonesia and Asean Economic Community Richard Graham MP dan BritCham Board Member & Vice Chairman of Permanent Committee for Banking and Financial Sectors at the Indonesian Chamber of Commerce and Industry (Kadin Indonesia) Jay Singgih.

{adselite}

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,041PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles