IJK Laksanakan Diskusi Publik Terkait Kriminalitas Kota Medan

MENARAnews, Medan (Sumut) Ikatan Jurnalis Kepolisian melaksanakan diskusi public dengan tema “Benarkah Angka Kriminalisasi di Medan Menurun?” yang dihadiri sekitar 50 orang dari elemen wartawan, mahasiswa, maupun LSM. (15/10).

Diskusi ini dilaksanakan dengan tujuan untuk membuka pikiran masyarakat terkhusus bagi wartawan agar lebih paham mengenai penyebab dari timbulnya kejahatan.

Narasumber dalam acara tersebut adalah AKBP Hondawan (Wakapolresta Medan), Muslim Muis (Direktur Pusat Studi Hukum dan Pembaharuan Sumatera Utara), dan M. Yasir SIlitonga (Kepala Biro Bantuan Hukum Korps Bela Negara Indonesia).

Dalam diskusi, AKBP Hondawan menjelaskan mengenai data angka kriminalitas di Kota Medan sejak tahun 2013 hingga sekarang, selain itu AKBP Hondawan menjelaskan mengenai kejahatan-kejahatan apa saja yang meresahkan masyarakat..

Kejahatan yang sangat meresahkan masyarakat adalah tindak kejahatan seperti pencurian dan kekerasan, pencurian dan pemberatan, pencurian kendaraan bermotor, perjudian, dan narkoba. Dari data Polresta Medan untuk kasus Narkoba saja pada tahun 2013 mencapai 1010 perkara dan saat ini hingga September 2015 mencapai 1162 perkara,” ujarnya.

Kemudian pada kesempatan selanjutnya, Muslim Muis menjelaskan bahwa urbanisasi dan pemakai Narkoba adalah sumber dari kejahatan itu terjadi.

Urbanisasi adalah satu pengaruh dari terjadinya kejahatan dikarenakan banyaknya masyarakat desa yang datang ke kota namun tidak mempunyai keterampilan untuk bersaing di kota selain itu Narkoba juga adalah satu penyebab terjadinya kejahatan dikarenakan pemakai narkoba harus membutuhkan banyak uang untuk membeli narkoba, sehingga tindakan kriminal diambil sebagai jalan pintas” Ujarnya.

Akhr kata, M. Yasir Silitonga memfokuskan penyebab terjadinya kejahatan didasari oleh lemahnya rasa bela negara suatu individu.

Terjadinya tindak kejahatan tidak terlepas dari kesadaran masyarakat serta pejabat pemerintahan yang lemah tentang bela negara, sehingga hal tersebut membuat mereka tidak sadar akan adanya sanksi yang akan diterima dari tindakan kejahatan tersebut. Jadi, Masyarakat harus meningkatkan kesadaran mereka tentang bela negara agar timbulnya rasa ingin saling melindungi dan terciptanya rasa bertanggungjawab ” katanya M. Yasir.(sbp)

 

{adselite}

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,036PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles