Dua Kampung Ancam Golput Pada Pilbup Bungo

MENARAnews, Jambi – Masyarakat dusun Batu Kerbau dan Dusun Baru Pelepat mengaku kecewa, dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bungo. Pasalnya sampai saat ini jalan menuju Batu Kerbau dan Dusun Baru Pelepat masih sangat buruk, karena selama ini pemerintah kurang memperhatikan kedua tersebut.

Akibat kurangnya perhatian pemerintah, masyarakat setempat mengaku tidak akan menyalurkan hak pilih untuk menentukan siapa yang akan memimpin Kabupaten Bungo 5 tahun kedepan, dalam Pemilihan Bupati (Pilbup) yang dilaksanakan tanggal 9 Desember 2015 mendatang.

Kepada wartawan, Tokoh-tokoh masyarakat Batu Kerbau dan Dusun Baru Pelepat seperti Harun, dengan tegas mengatakan bahwa masyarakat sudah terlalu dikecewakan oleh pemerintah. Selama ini, masyarakat hanya dijanjikan, terutama semenjak Pemilukada tahun 2011 lalu.

“Buat apa kita capek-capek milih Kepala Daerah jika dusun kita saja tidak pernah diperhatikan,” terangnya beberapa waktu lalu.

Menurut keterangan Harun, Pemkab sudah berjanji akan memperbaiki akses jalan pada tahun 2015 ini, kenyataan di lapangan, sampai sekarang jalan yang ada makin hancur dan terkesan diabaikan begitu saja.

“Dulu janjinya tahun ini (2015, red) jalan akan diperbaiki, akan tetapi sampai saat ini tidak ada juga buktinya. Oleh karena itu buat apa buang-buang waktu antre di TPS, untuk milih Bupati kalau dusun kami selalu dianaktirikan,” bebernya pula, seraya mengatakan bahwa pemerintah berjanji akan mengaspal jalan sepanjang 2 KM.

Hal Senada juga diungkapkan Hamid. Menurutnya masyarakat Dusun Baru Pelepat sudah sangat mendambakan akses jalan yang bagus sebagaimana jalan-jalan yang ada di dusun lain. Menurutnya jika pemerintah benar-benar berpihak dengan masyarakat, maka perbaikan jalan baik untuk Baru Kerbau maupun Dusun Baru Pelapat haruslah diprioritaskan.

“Jika jalan bagus, maka ekonomi masyarakat juga akan semakin membaik. Namun melihat keadaan sekarang, masyarakat kesulitan untuk bepergian sehingga hal itu akan berdampak dengan perekonomian juga,” tandasnya. (GWA)
 

Comments
Loading...