Terkait Interpelasi, KPK Panggil Anggota Dewan ke Mako Brimob

MENARAnews, Medan (Sumut) – Dalam pemeriksaan yang dilakukan KPK, Abu Bokar Tamba menjalani pemeriksaan. Dirinya datang ke Mako Brimob, Senin (14/9) ihwal batalnya interpelasi Gubernur Sumatra Utara yang dijabat oleh Gatot Pujo Nugroho waktu itu.

 

Dalam pemeriksaan tersebut, dirinya dicecar sembilan pertanyaan oleh penyidik. Pertanyaan berputar terkait aliran dana APBD Provsu TA 2012-2013. “Tadi saya ditanya dengan sembilan pertanyaan terkait aliran dana fee APBD Provsu tahun anggaran 2013-2015”, sebut Mantan Anggota Dewan Periode 2009-2014 dari Partai Bintang Reformasi tersebut.

 

Abu Bokar juga mengatakan bahwa dirinya sempat ditanyai KPK terkait apakah ada menerima sesuatu hal dari Gubsu Gatot Pujo Nugroho terkait gagalnya interplasi. “KPK juga menanyakan tentang prosedur interplasi, apakah ada transaksional sewaktu proses interplasi. Ya seperti itulah tadi kira-kira”, katanya.

 

Selain Abu Bokar, Khairul Fuad yang akrab disapa Pak Buyung juga turut menjalani pemeriksaan KPK di Mako Brimob, saat ditanya wartawan sewaktu hendak memasuki wilayah Mako Brimob mengaku bahwa dirinya hadir untuk memenuhi panggilan KPK. “Biasalah, kita hanya memenuhi panggilan KPK saja”, katanya sembari berjalan menuju Mako Brimob.

 

Senada dengan Abu Bokar, Fuad dipanggil oleh KPK terkait masalah interplasi terhadap Gubsu, Gatot Pujo Nugroho. “Infonya pemeriksaan ini terkait interplasi. Ya tapi apapun itu, yang jelas kita penuhilah panggilan KPK ini”, ujar mantan anggota DPRD Sumut Fraksi Demokrat priode 2009-2014 tersebut sembari berlalu.

 

Sebagaimana diketahui sebelumnya, KPK juga telah melakukan pemeriksaan terhadap unsur pimpinan DPRD Sumut Priode 2009-2014 di Jakarta beberapa waktu lalu. Adapun Dewan yang diperiksa lebih awal ialah Saleh Bangun, Ajib Shah, Chaidir Ritonga, Sigit Pramono, Kamaluddin Harahap, Zulkifli Siregar, serta Parlinsyah Harahap.

 

Dan dari informasi yang diperoleh, pemeriksaan terhadap mantan dan anggota Dewan DPRD Sumut tersebut dilakukan KPK di ruang Aula Benteng Huraba. Sementara itu, KPK sendiri diketahui sudah berada di Mako Brimob sejak minggu (13/9) malam guna melakukan pemeriksaan terkait pengembangan kasus dugaan korupsi dana bantuan sosial yang mengalir kepada mantan dan anggota DPRD Sumut.(yug)

Comments
Loading...