SPI Gelar Kuda Lumping di Kantor Gubsu

MENARAnews, Medan (Sumut) – Aroma mistis mencuat didepan Kantor Gubernur Sumatra Utara, Senin (21/9). Pasalnya ribuan petani dari Serikat Petani Indonesia menggelar kesenian tradisional Jawa, kuda lumping. Beberapa penari tampak menari tak sadarkan diri alias kesurupan. 

Tak hanya massa aksi yang melihat kesenian yang ditampilkan, Petugas Satpol PP berseragam lengkap yang seharusnya mengamankan aksi malah asyik menonton kuda lumping. Bukanlah tanpa sebab mereka menggelar kesenian tersebut. Ini merupakan rangkaian kegiatan dari Demonstrasi yang mereka lakukan sejak pagi tadi. Mereka mulai berkumpul sejak pagi di Lapangan Merdeka Medan. Puluhan bus dan truk digunakan untuk membawa massa aksi yang berasal dari berbagai basis SPI di Sumut. 

Alunan musik gamelan dan gendang menghentak di tengah kerumunan keramaian yang sedang menyaksikan tarian kuda lumping. Aksi tarian kuda lumping menjadi perhatian warga yang melintas. 

Setelah lama berorasi didepan Kantor Gubsu, beberapa perwakilan SPI masuk kedalam kantor Gubsu untuk melakukan audiensi dengan perwakilan Kantor Gubsu. Didalam mereka diterima oleh perwakilan masing-masing kabupaten. Mulai dari Asahan, Labuhan Batu, Labura, Serdang Bedagai, Deli Serdang, Simalungun dan Langkat. Tak hanya itu, Dinas Kehutanan dan BPN Provsu juga menghadiri pertemuan tersebut. Sekitar satu Jam, Ketua DPW SPI Sumut, Zubaidah keluar dari gedung megah tersebut untuk menyampaikan hasil pertemuan. 

Hasil pertemuan tersebut, seperti yang dikatakan Zubaedah adalah menampung semua permasalahn agraria yang dirasakan oleh petani di Basis SPI. Terjadi tiga kesepakatan didalam pertemuan tersebut. Antara lain, penyerahan berkas kronologis kasus SPI di Sumatra Utara yang diterima oleh BPN SU dan Pemprovsu, Menindaklanjuti instansi yang terkait sengketa dengan SPI. Kemudian kesepakatan SPI adalah, akan ada pertemuan dengan pihak terkait. 

Harapan Zubaidah dalam pertemuan tersebut agar pemerintah langsung menindaklanjuti apa yang menjadi tuntutan SPI.

“Semoga dalam tindak lanjut permasalahan ini bisa langsung ditanggapi oleh pemerintahan provsu”, ujarnya yang kemudian  disambut riuh oleh massa aksi. 

Ribuan Massa yang menggeruduk kantor Gubsu menuntut pemerintah dapat menyelesaikan permasalahan agraria yang terjadi di Sumut. SPI menuntut pemerintah untuk segera menjalankan program pembaruan agraria sebagai langkah mengurangi masalah kemiskinan. Selain itu SPI menolak Impor Pangan dan melaksanakan kebijakan kedaulatan pangan untuk menyeleaikan krisis pangan negara. 

Awalnya SPI akan melanjutkan aksinya menuju ke Kantor BPN , namun karena sudah lebih dulu diterima oleh pihak BPN di Kantor Gubsu rencana tersebut dibatalkan. Aksi massa dilanjutkan hingga sore di depan kantor Gubsu yang sudah diblokir jalannya oleh petugas kepolisian. (yug)

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,031PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles