spot_img

Ragam Budaya Warnai Karnaval Kampanye Damai Kota Medan

MENARAnews, Medan (Sumut) – Tiga orang perempuan ini ikut meramaikan Karnaval kampanye Pilkada damai dengan menggunakan perpaduan busana daerah yakni Melayu, Batak, dan Tionghoa yang diselenggarakan oleh KPUD Kota Medan didepan pintu utama Lapangan Merdeka, Sabtu (11/8).

Karnaval kampanye Pilkada damai kali ini begitu berwarna, tak pelik baik dari pihak KPU dan masing-masing pasangan calon menampilkan beragam busana daerah beserta alat musik daerah guna menarik perhatian masyarakat juga memeriahkan kegiatan ini.

Iring-iringan marching band yang mengawal karnaval beserta pasangan calon tampil di barisan terdepan dengan pengawalan dari pihak kepolisian. Mobil yang dirangkai dan dihiasi berbagai poster berisi ajakan untuk ikut memilih pada 9 Desember 2015 nanti juga ikut dalam barisan karnaval.

Dari pasangan calon Eldin – Akhyar (BENAR) sendiri yang diikuti oleh pendukungnya mengundang pengendara becak dan komunitas vespa. Laki-laki dan perempuan yang diangkut diatas mobil hias juga tampak dengan wajah ceria ingin menunjukkan kebolehan mereka didepan masyarakat.

Tidak kalah menarik, pasangan calon Ramdahan – Edi (REDI) yang diikuti oleh mobil hias yang mengangkut alat musik daerah, seperti gondang batak dan rebana dan perkusi sambil meneriakkan yel-yel pasangan calon nomor urut dua tersebut.

Pendukung masing-masing pasangan calon saling berteriak menyanyikan lagu kemenangan yang sudah dipersiapkan sejak lama untuk ditampilkan pada kegiatan ini.

Salah seorang pendukung pasangan calon, Rita, mengatakan kepada wartawan sangat senang bisa terlibat dalam kegiatan tersebut karena dirinya merasa bahwa Kota Medan punya banyak budaya unik dan menarik yang datang dari berbagai daerah di Sumatera Utara.

“Saya suku Jawa bang, tapi Saya juga bangga bisa memakai kostum dari suku lain, itu tandanya Kota Medan ini punya berbagai ragam budaya,” ucapnya sambil meneriakkan dukungan kepada pasangan calon yang Ia dukung.

Di tempat yang sama, Freddy Pratama, warga yang sengaja datang ke karnaval kampanye damai tersebut mengaku terhibur dengan kegiatan tersebut. Baginya karnaval tersebut sangat meriah bahkan seperti festival budaya.

“Dua pasang calon saja sudah ramai begini, bagaimana kalau ada lima pasang calon, jadilah pekan budaya Sumatera Utara,” ucapnya sambil mengangkat boneka maskot Pilkada Kota Medan yang dibagikan di awal acara. (ded)

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,045PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles