spot_img

One Belt One Road dan Kebijakan Poros Maritim Dunia Untungkan RI-Tiongkok

MENARAnews, Nusa Dua (Bali) – Strategi One Belt One Road Tiongkok memiliki banyak kesamaan dengan Strategi Poros Maritim Dunia milik Indonesia. Kedunya, dapat diintegrasikan guna membuahkan keuntungan bagi kedua negara.

Hal disampaikan langsung oleh Wang Qin Min, Selaku Chairman All-China Federation of Industry and Commerce.

Wang menjelaskan, “kebijakan one belt one road,  dapat menguntungkan negara-negara di kawasan yang dilaluinya, termasuk Indonesia. Untuk itu, diharapkan kepada negara-negara tersebut agar saling mengekspor SDA guna kelancaran proses pembentukan jalur  tersebut.”

Singkronisasi kebijakan Poros Maritim Dunia  dengan kebijakan One Belt One Road, sangat mungkin untuk diwujudkan. Hal ini, dapat terjadi mengingat tengah harmonisnya hubungan Tiongkok – Indonesia dalam dua tahun terakhir, yang ditandai dengan tingginya intensitas saling kungjung antar dua kepala negara.

Kebijakan One Belt One Road adalah implementasi kebijakan jalur sutera di era modern, sebagaimana mahsyur pada masa kekaisaran Tiongkok kontemporer. Jalur sutera yang direncanakan Tiongkok terbagi menjadi dua, yakni jalur darat yang melintasi wilayah Eurasia dan jalur laur yang melintasi Laut Tiongkok Selatan – Jakarta – Banda Aceh – Bangladesh/Sri Langka. Sedangkan kebijakan Poros Maritim dunia, adalah kebijakan yang digagas oleh Presiden Joko Widodo, guna mewujudkan Indonesia sebagai pusat Maritim seluruh dunia dengan memanfaatkan secara optimal potensi laut Indonesia.

Kerjasama One Belt One Road sendiri juga akan membuka keran investasi di negara yang dilaluinya, seperti Indonesia. Wang menghimbau agar perusahaan Swasta Tiongkok dapat terus bekerja sama dengan para overseas Chinese khususnya dari Indonesia guna menyukseskan invetasi di Indonesia, yang tentunya akan bermanfaat bagi kedua negara. Nilai investasi tersebut memiliki potensi yang cukup fantastis, yakni mencapai US$ 1 juta, dimana US$ 500  juta dari sisi investasi dan US$ 500 juta dari sisi Pariwisata.

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,052PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles