Napi di Kalteng Belum Bisa Masuk DPT

MENARAnews, Palangka Raya(Kalteng) – Dalam pemberitaan sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palangka Raya menyatakan bahwa sejumlah warga binaan atau Narapidana (Napi) tidak memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Kartu Keluarga (KK), sehingga tidak dapat masuk dalam Daftar Pemilih Tetap pada  Pemilukada Gubernur/Wakil Kalteng 2015.

Permasalahan tersebut ternyata ditanggapi serius oleh Kantor Wilayah Hukum dan Ham (Kanwil Kumham) Kalteng. Melalui Kepala Bidang Bimbingan Kemasyarakatan Ngadiman menyatakan bahwa pihaknya masih menghimpun data yang diperlukan terhadap 2.800 Napi yang ada di sembilan Rumah Tahanan (Rutan) dan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) yang ada.

“KPU Kota Palangka Raya memang sudah meminta bantuan kita untuk mengisi data NIK dan KK warga binaan karena pada saat memasukan data ke sistem, mereka tidak menemukan kedua data itu dan sekarang sudah kita kirimkan surat ke masing-masing UPT (Unit Pelaksana Teknis, red) untuk segera mengisi data yang dibutuhkan tersebut,” jelas Ngadiman, Rabu (30/09/2015).

Dirinya meyakini  setiap UPT baik Rutan maupaun Lapas yang ada di Kalteng memiliki data seperti potokopi NIK dari masing-masing warga binaan, tetapi tidak untuk KK.

“Data yang diserahkan oleh KPU Kota Palangka Raya untuk mengisi nomor NIK dan alamat dari warga binaan ini nanti akan kita kirimkan ke masing-masing UPT untuk dilengkapi. Nah setelah selesai diisi, data ini nanti kembali ke kita dan akan kita serahkan lagi ke KPU,” ujarnya.

Sejauh ini, pihaknya masih belum bisa memberikan data pasti terkait warga binaan yang ada di kabupaten lain seperti di Lapas Katingan, Lapas Sampit, Lapas Kapuas, Lapas Pangkalan Bun, Lapas Muara Teweh, Rutan Buntok, dan Rutan Tamiang Tayang.

“Memang sejumlah data pemilih Gubernur dan Wakil Gubernur Kalteng 9 Desember 2015 mendatang dari warga binaan masing-masing UPT di kabupaten selain Kota Palangka Raya sudah dikirimkan ke kita, tapi masih belum kita lihat datanya makanya belum bisa kita sampaikan,” jelasnya menambahkan.

Pihaknya secepatnya akan mengisi data yang diperlukan oleh KPU Provinsi Kalteng sebelum Rapat Pleno penetapan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) seKalteng yang dijadwalkan pada tanggal 3 Oktober 2015 nanti. “Ini mau tidak mau, kita mengejar jadwal dari penetapan DPT, meski data yang kami terima baru kemarin, paling tidak kita sudah berupaya agar warga binaan memiliki haknya sebagai pemilih dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalteng,” tutur Ngadiman kembali.

Pihaknya juga berharap agar KPU baik di kabupaten atau kota supaya bisa meminta langsung ke masing-masing UPT Rutan atau Lapas sembari menunggu data dari Kanwil Kumham Kalteng.“Supaya target tercapai, kita berharap KPU juga turun tangan, kalau kita sendiri yang bergerak, kita pesimis kalau data yang dihimpun tidak tepat pada waktunya,” tutupnya.(Arliandie)

Editor : Raudhatul N.

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,036PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles