Langit Jambi Ditaburi 900 Ton Garam

MENARAnews, Jambi – Maksimalkan pemadaman Kebakaran Lahan dan Hutan (Karlahut) di wilayah Provinsi Jambi, pemerintah pusat menambah satu unit helikopter berjenis Bolco dan pesawat cassa 212.

Dari keterangan, Kasi Tanggap Darurat BPBD Provinsi Jambi, Dalmanto, dua unit armada tambahan itu akan diperuntukkan untuk membantu memaksimalkan pemadaman Karlahut yang saat ini tengah dilakukan dua  helikopter lainnya, yakni helikopter Superpuma dan MI17.

Ke tiga helikopter dan satu unit pesawat itu, katanya, akan difokuskan untuk wilayah Muarojambi dan perbatasan Palembang, karena menurutnya, asap dari dua wilayah itu mengarah langsung ke kawasan bandara Sulthan Thaha, yang hingga saat ini belum bisa diatasi sepenuhnya oleh kedua  heli sebelumnya.

“Untuk jenis Bolco, nanti difokuskan untuk membantu waterbombing diwilayah perbatasan Jambi dan Musibanyuasin, karena asap yang mengarah kebandara di daerah tersebut masih belum bisa sepenuhnya diatasi. Sedangkan untuk pesawat cassa 212 akan kita fokuskan untuk melakukan hujan buatan dengan penaburan garam, diwilayah perbatasan itu juga,” kata Dalmanto, disela kesibukannya di basecamp Satgas Karlahut Jambi, di Bandara Sulthan Thaha, kemarin.

Dalmanto juga mengungkapkan, heli dan pesawat itu nantinya akan langsung dioperasikan, setibanya di Jambi pada pukul 15.00 WIB (20/9), mengingat pada waktu itu, jarak pandang masih 1.400 meter, bisa untuk menerbangkan heli, begitu juga halnya dengan pesawat cassa 212.

Ditempat yang sama, Cornelius Nababan, Tim Balai Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) menjelaskan, bahwa  212 tersebut difokuskan untuk penaburan garam di wilayah Tanjung Jabung Timur, dan Muarojambi. Dan untuk tahap awal ini, katanya, akan disebarkan 900 kilogram garam.

“Take off dari Bandara Sulthan Mahmud Badaruddin II Palembang pukul 12.41 WIB dan tiba di Bandara Jambi untuk mengambil garam pada pukul 14.20 WIB, dan langsung kita tabur dikawasan Tanjabtim dan Muarojambi, karena potensi awan disana ada,” terang Cornelius.

Perkiraannya, dua hingga tiga jam setelahnya, akan langsung terjadi hujan. “Kalau udaranya sangat lembab pasti sangat cepat terjadi hujan,” ungkapnya.

Informasi terakhir, update group Whats App Siaga Bencana Jambi, terdapat hujan dikawasan Gambut Jaya dan Manis Mato. Sementara untuk hotspot, dari pantaun satelit Terra & Aqua, pada Minggu (20/9) update terakhir pukul 16.00 WIB, terdapat 21 hotspot‎.(RN)

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,031PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles