spot_img

Kodam II/Sriwijaya Ajak Masyarakat Waspadai Komunis Gaya Baru

MENARAnews, Palembang (Sumsel) – Untuk mewaspadai bangkitnya kembali komunis di tanah air, termasuk di wilayah Sumatera Bagian Selatan, Kodam II/Sririjaya memasang spanduk yang berisi ajakan untuk mewaspadai bahaya komunisme di lingkungan Markas Kodam satuan jajarannya.

Spanduk tersebut bertuliskan antara lain: Waspada KGB (Komunis Gaya Baru), Jelmaan PKI Telah Berada di Tengah-Tengah Kita, Satu Kata Tolak Komunisme, Mari Kita Bersatu Padu Untuk Menghancurkan Upaya Kebangkitannya.

Salah satu spanduk terpasang di depan Markas Kodam II/Sriwijaya, Jln. Jenderal Sudirman, Palembang. Spaduk tersebut dipasang di tempat umum dengan maksud untuk mengingatkan dan mengajak seluruh warga masyarakat untuk bersama-sama mewaspadai bangkitnya kembali bahaya laten komunis.

Dijelaskan oleh Kapendam II/Sriwijaya, Kolonel Arh Syaepul Mukti Ginanjar pada Minggu (20/9) bahwa ideologi komunis merupakan bahaya laten yang harus terus diwaspadai. Dalam catatan sejarah, komunis telah menorehkan tinta hitam dan sangat membahayakan bagi kelangsungan hidup bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Partai Komunis telah beberapa kali melakukan aksi pengkhianatan terhadap bangsa dan Negara Indonesia, antara lain pemberontakan PKI tahun 1948 di pimpin oleh Muso dan tahun 1965 yang dipimpin oleh Aidit dan Untung, yang dikenal dengan peristiwa G 30 S/PKI”, tegas Kapendam.

Dewasa ini, imbuh Kapendam paham komunisme disinyalir telah melakukan metamorfosis, yang sering disebut Komunis Gaya Baru dan masuk ke berbagai lini kehidupan. Memang sangat sulit untuk mendeteksi gerakan mereka secara kasat mata, karena mereka berada disekeliling kita, bahkan mereka telah membaur dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Sebagai sebuah paham, lanjut Kolonel Syaeful komunis tidak akan berhenti dan terus akan hidup kembali melalui beragam bentuk. Mengingat, para pengikut komunis selalu memiliki skenario besar dengan melakukan apa saja guna mempengaruhi masyarakat baik melalui opini, buku, tulisan, internet, media sosial dan sebagainya atau bermetamorfosis menjadi neo-komunis.

Oleh sebab itu, juru bicara Kodam II/Sriwijaya tersebut mengajak semua komponen masyarakat Sumbagsel untuk mewaspadai kebangkitan komunis dan pihak-pihak yang berusaha menyebarkan paham komunis ataupun paham radikal lainnya di lingkungan sekitar kita. (AD)

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,041PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles