spot_img

Ini Dia Kata Kapendam Soal Oknum yang Menembak Warga Sipil

MENARAnews, Medan (Sumut) – Kepala Penerangan Kodam I/BB, Enoh Solehudin akhirnya angkat bicara soal penembakan warga sipil bernama M. Rendy oleh Oknum TNI. Penembakan yang emakan korban sipil itu terjadi, Senin (21/9) dini hari di Kawasan Jalan Brigjen Katamso, Medan.

 

Lelaki yang sehari-hari bertugas di Markas Kodam I/BB ini menjelaskan dirinya mengetahui peristiwa tragis itu dari temannya. “Saya tau kejadiannya dari anggota saya waktu mau ngambil koran di waspada, jam 03.00 WIB”, ujar Solehudin saat ditemui awak media.

Enoh membenarkan penembakan tersebut, dan saat ini Kodam sudah menurunkan tim untuk mengusut penyebab penembakan tersebut. “Memang benar tadi pagi telah terjadi penembakan dari oknum anggota Denpom I Medan, inisial Kopda US. Sampai saat ini, anggota kami di lapangan sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut, apa motif-motif yang terjadi di tempat kejadian itu”, katanya. 

Dirinya juga tidak terlalu memihak kepada oknum pelaku penembakan itu. “Kalau memang dia bersalah kita akan berikan sanksi. Untuk sanksi, kita akan lihat proses penyelidikan dan harus melewati proses hukum”, katanya.

Enoh menambahkan, sebelumnya pelaku sempat meletuskan tembakan peringatan sebanyak dua kali. Namun pada saat itu Kopda US merasa tertekan sehingga harus melakukan tembakan yang pada akhirnya mengakhiri hidup Rendy. 

“Untuk penggunaan senjata api, memang yang bersangkutan mengeluarkan tembakan peringatan (ke udara) juga, kemudian masih terdesak juga, kemudian terjadi peringatan kedua. Akhirnya terjatuh korban yang tidak diharapkan”, jelasnya. 

Nantinya Kodam akan memberikan santunan kepada keluarga korban penembakan.  Saat ini juga Kodam I/BB sedang melakukan pendekatan persuasif agar kejadian tragis ini dapat diselesaikan dengan cara kekeluargaan.(yug)

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,045PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles