spot_img

Impian Masyarakat Sumsel 70 Tahun Mendatang Akan Dituangkan Dalam Kapsul Waktu

MENARAnews, Palembang (Sumsel) – Seminar Kebangsaan “7 Impian Anak Negeri” dilaksanakan oleh Gerakan 70 (G70) ‘Ayo Kerja’ di autorium DPRD Sumsel. Seminar dilakukan untuk membahas mengenai impian masyarakat Sumsel 70 tahun mendatang dengan narasumber dari berbagai kalangan, mulai dari aktivis lingkungan hidup, dosen hukum, hingga anggota DPD RI.

Ketua G70 ‘Ayo Kerja’, Hernoe Roespriadji, mengatakan, seminar kebangsaan yang mereka gelar pada hari ini bertujuan untuk merumuskan 7 impian anak negeri dari masyarakat sumsel yang berasal dari berbagai unsur elemen seperti politik, ekonomi, agama dan kebudayaan.

” Seminar ini merupakan rangkaian kegiatan ekspedisi kapsul waktu 2085 yang akan digelar di Provinsi Sumsel pada 8-11 oktober 2015. Artinya ke tujuh impian anak negeri khususnya di Sumsel akan dimasukkan ke dalam Kapsul Waktu dan akan dibuka 70 tahun yang akan datang,” terang dia.

Dirinya juga menerangkan, setelah penyelenggaraan di Kota Palembang, acara kembali digelar ke Bengkulu dengan serah terimanya di Curup.

“Sumsel merupakan provinsi yang ke 7. Dengan sebelumnya di Aceh, Sumut, Riau, Kepulauan Riau, dan Jambi. Ketika di Palembang nanti juga akan dmeriahkan oleh 7 komunitas mobil yang mengiringi dari kantor Gubernur Sumsel menuju BKB. Ada yang khas nanti, sesuatu yang melambangkan Sriwijaya, mungkin perahu hias, rumah adat. Hiburan juga akan lebih menonjolkan budaya lokal seperti tari-tarian” ucapnya.

Pihaknya Memilih 70 tahun itu, lanjut Hernoe, kebetulan sama dengan hari Ulang tahun RI yang juga ke 70. Dimana Setiap Provinsi diberikan satu kapsul. Kemudian kapsul itu dimasukkan dalam sebuah kontener lalu semua kapsul disatukan ke dalam sebuah kapsul berukuran besar.

“Titik akhir museum di Marauke. Akan dibuka nanti 70 tahun kemudian,” tutupnya.

Acara dibuka langsung oleh Ketua DPRD Provinsi Sumsel, Giri Ramanda N. Kiemas dan dihadiri berbagai elemen masyarakat Sumsel, seperti mahasiswa, Ormas, OKP, tokoh masyarakat, dan tokoh agama.

Narasumber yang hadir dalam acara itu yakni, Prof Amin Suyitno Dekan UIN Raden Fatah Palembang, Prof Didi Susetyo Guru Besar Sekolah Tinggi Ilmu Politik, Tarech Rasyid Dosen Hukum Universitas IBA, Anwar Sadat  Mantan Direktur Walhi Sumsel, Abdul Aziz anggota DPD RI asal Sumsel, dan Mualimin Pardi Dahlan Alianasi Masyarakat Adat Nusantara. (AD)

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,039PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles