Edward Snowden Buat Akun Twitter, Sindiran Atau Mata-Matai NSA?

MENARAnews, Dunia – Edward Snowden, mantan kontraktor salah satu Badan Intelijen AS, NSA (National Security Agency) yang sekaligus menjadi mata-mata dan pembocor program penyadapan global Amerika Serikat, saat ini kembali menjadi perbincangan hangat dan membuat heboh netizen di seluruh dunia.

Pasalnya, Edward Snowden yang selama ini terkesan misterius dan bergerak secara anonymous, tiba-tiba memutuskan untuk “go public”. Pada Selasa (29/09/2015), ia membuat akun di jejaring sosial Twitter yang beralamat di @Snowden

Hanya dalam rentang waktu tiga jam, akun Twitter salah satu buronan yang paling diburu oleh pemerintah AS tersebut mendapatkan hampir 500 ribu follower. Saat akunnya telah divirifikasi oleh Twitter, Edward Snowden kemudian membuat cuitan pertamannya, dengan kalimat yang singkat dan sederhana, “Can you hear me now”? (Apa anda bisa mendengar saya?)

Cuitan pertama Snowden itu, direspon cukup luar biasa oleh pengguna Twitter lainnya. Hanya dalam waktu sekitar tiga jam, jumlah retweet telah mencapai 53.407 dan jumlah favorit yang mencapai 43.617.

Tak hanya itu, ada hal yang cukup “unik” yang dilakukan oleh Snowden. Ia mengawali aksinya di jejaring sosial Twitter hanya dengan mem-follow satu akun, yaitu akun resmi NSA, @NSAGov. Hal ini justru berbanding terbalik dengan jumlah follower-nya yang telah mencapai ratusan ribu.

Memang tidak jelas apa tujuan Edward Snowden membuat akun Twitter. Jika dilihat dari beberapa aksinya di Twitter, timbul dua asumsi terkait tujuan Snowden membuat akun Twiter, yaitu untuk melakukan sindiran terhadap NSA atau melanjutkan “perang terbuka” dengan tujuan untuk terus mengungkap rahasia-rahasia NSA lainnya melalui Twitter.

Dari cuitannya yang tertulis “Meanwhile, a thousand people at Fort Meade just opened Twitter (Sementara itu, ribuan orang di Fort Meade baru saja membuka Twitter)”, terkesan bahwa Snowden menyindir NSA.

Dalam biografinya pun, Snowden juga membuat pernyataan yang memang ditujukan kepada NSA dan terkesan memberikan sindirian. Snowden menulis bahwa dulu ia pernah bekerja di organisasi pemerintah. “I used to work for the government. Now I work for the public. Director at .” tulis Snowden dalam biografinya.

Sementara itu, banyak pihak yang meragukan bahwa akun Twitter tersebut milik Edward Snowden. Namun, berdasarkan keterangan dari AFP, Twitter sudah melakukan verifikasi yang menunjukkan bahwa akun tersebut memang benar-benar dimiliki oleh Edward Snowden. Selain itu, konfirmasi tentang kebenaran akun ini juga telah dipastikan oleh The Intercept, media online yang dikelola oleh Glenn Greenwald, jurnalis yang meraih Pulitzer setelah membuat artikel tentang Snowden.

Pantauan yang dilakukan MENARAnews, akun Twitter Snowden, sejak berita ini ditulis, jumlah follower telah mencapai 826 ribu. Jumlah retweet cuitan pertamanya juga telah mencapi 88 ribu, dan jumlah favorit mencapai 79 ribu.

Edward Snowden memang sudah ramai menjadi bahan perbincangan sejak tahun 2013 akibat kasus tersebut. Kisahnya pun, sempat difilmkan oleh sutradara Laura Poitras dengan judul Citizenfour. Saat ini, Snowden dilaporkan tinggal di Rusia bersama kekasihnya. (AD) 

 

Comments
Loading...