APK di Katingan Belum Juga Terpasang

MENARAnews, Kasongan (Kalteng) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Katingan hingga kini belum memasang alat peraga kampanye (APK) dalam bentuk apapun, baik pada tingkat Desa, Kecamatan bahkan Kabupaten sekalipun.

Ketua KPUD Katingan Sapta Tjita mengakui memang telah terjadi keterlambatan dalam pemasangan APK dikarenakan lamanya proses percetakan yang harus menunggu antrian dengan daerah lain.

“Mungkin lebih dari setengah bulan ini kita menunggu di percetakan. Memang semua pasangan sudah menyampaikan desain APK nya. Kita juga masih menunggu hasilnya dari percetakan,” akunya, Senin (28/9/2015).

Keterlambatan tersebut dipengaruhi lantaran cairnya anggaran percetakan APK secara serentak. Sehingga dari 14 kabupaten/kota berbondong-bondong melakukan percetakan.“Karena bukan katingan saja, tapi hampir semua daerah juga mendapat giliran untuk mencetak,” ungkapnya.

Dirinya menjelaskan lokasi dan billboard sudah ditetapkan yakni di kawasan bundaran pendahara kasongan, namun pihaknya kembali mengundang tim pemenangan untuk menentukan dan menetapkan dimana titik-titik pemasangan.

“APK untuk tingkat kabupaten berbentuk baleho, sedangkan bagi kecamatan dan desa berbentuk umbul-umbul dan spanduk semuanya berjumlah satu setiap pasang calon. 

Terkait lokasi ditetapkan oleh PPK dan Panwascam masing-masing, tentunya diletakkan ditempat-tempat ramai,” pungkasnya.

Terpisah, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Katingan mempertanyakan keterlambatan pemasangan APK tersebut, karena mereka juga berhak tahu calon-calon yang akan bersaing dalam Pemilukada Gubernur kali ini.

“Masyarakat mulai bertanya-tanya dan ingin tahu siapa saja kandidat Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Kalteng nanti. Alokasi anggaran biaya pemasangan atribut kampanye telah ada, jadi tidak ada alasan lagi tidak terpasang,” aku Ketua HMI Komisariat Katingan Maulana Kawit.

Menurutnya, APK berupa baliho untuk sementara ini hanya terpasang didepan posko dan sekretariat yang dipasang oleh tim pemenangan masing-masing saja. Hal itu dibuktikan dengan tidak adanya logo KPUD selaku pemegang mandat pemasangan APK pada Pilkada serentak.

“Kan desain sudah diberikan kepada KPU untuk kemudian dicetak dan dipasang sesuai ketentuan mereka selaku pihak penyelenggara. Harusnya tidak lama setelah ditetapkan jadwal kampanye sudah terpasang. Masyarakat ingin lebih dekat dan mengetahui kandidat melalui alat peraga,” tukasnya.

Dimintai tanggapannya, Ketua Tim Pemenangan Ujang-Jawawi Katingan Mandalilah memaklumi keterlambatan pemasangan APK oleh KPU tersebut. Dirinya berujar, mungkin dalam tahapannya KPU menemui beberapa proses yang memakan waktu lama.

“Jadwal kampanye juga menyisakan waktu cukup lama, sebenarnya tidak menjadi masalah atas keterlambatan ini selama tidak merugikan jagoan yang kami usung,” katanya. (KK/Raudhatul N.)

Comments
Loading...