4300 Pegawai Provinsi Kalteng tercatat di e-PUPNS

MENARAnews, Palangka Raya (Kalteng) – Pemprov Kalteng saat ini masih melakukan Pendataan Ulang Pegawai Negeri Sipil secara elektronik dengan sistem Online (e-PUPNS).

Direncanakan program tersebut sudah terealisasi pada tahun ini. Hal ini dilakukan untuk pendapatkan data PNS di seluruh Indonesia juga untuk meningkatkan kepedulian PNS terhadap data pribadinya sendiri.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Kalteng, Agustina D Dewel melalui Kepala Subbidang Pengelolaan Data M.Mukromin menyampaikan, pada Senin kemarin (14/9/2015) pegawai yang melakukan pendataan ulang ke e-PUPNS sudah mencapai 4.300 pegawai dari 5.100 lebih jumlah pegawai termasuk CPNS di Provinsi Kalteng pada tahun 2015.

“Di daerah hanya melaksanakan permintaan dari Pemerintah Pusat terkait pendataan ulang pegawai baik di provinsi maupun di tingkat kabupaten/kota,” jelas Mukromin kepada MENARAnews, Jum’at (18/9/2015) di ruang kerjanya.

Proses pendataan ulang melalui e-PUPNS sendiri, lanjutnya, sejak awal September 2015 sudah dilakukan. Untuk batasapendataan ulang sampai dengan 31 Desember 2015 nanti. Sementara terkhusus untuk guru, sudah dikelola oleh pemerintah kabupaten atau kota masing-masing. Untuk perkembangan pendataan ulang pegawai di tingkat Kabupaten atau kota, Mukromin mengaku, pihaknya tidak memiliki kewenangan sejauh itu, dengan alasan tidak mengetahui perkembangan pegawai yang sudah melakukan pendataan ulang.

“Nah itu bisa ditanyakan di masing-masing badan, untuk kota bisa di Badan Kepegawaian Pelatihan dan Penelitian (BKPP), untuk daerah biasanya yang mengelola di BKPPD masing-masing kabupaten dan sudah diberikan ID untuk melihat jumlah pegawai yang memasukan data. Jika sudah dilakukan maka akan terlihat nomor pendaftaran dan password dari masing-masing pegawai,” Lanjut Mukromin menjelaskan lebih dalam.

Sejauh ini, kata Mukromin, pihaknya belum menemukan adanya kendala pada saat melakukan input dalam sistem e-PUPNS. Alasannya, pegawai provinsi rata-rata sudah mengetahui cara memasukan data ke sistem.

“Terkait memasukan data, tidak ada masalah. Hanya saja beberapa Pegawai masih gagap teknoligi sehingga perlu diarahkan oleh operator,” ujarnya kembali.Ditambahkanya kembali, sosialisasi ini sudah dilakukan ke sejumlah pegawai khususnya di Provinsi Kalteng. Dengan adanya sosialisasi e-PUPNS, dirinya mengharapkan sebelum Desember 2015 semua pegawai sudah melakukan pendataan.

“Tujuan padataan ulang pegawai negeri sipil dengan sistem berbasis online mampu menghasilkan data yang akurat terpercaya dan integritas. BKD sebelumnya sudah dua kali melakukan pendataan terhadap pegawai tahun 1980an dan masih menggunakan sistem manual berupa pengisian biodata pegawai, tahun 2003 kembali lagi didata tapi semimanual, dan tahun 2015 ini baru menggunakan sistem aplikasi,” Tutupnya.(Arliandie)

Editor : Raudhatul N.

Comments
Loading...