Zumi Zola Calon Tunggal di Golkar ARB

MENARAnews, Jambi – Dualisme yang terjadi di internal partai Golkar saat ini membuat kandidat petahana Hasan Basri Agus (HBA) ragu untuk mendaftar pada penjaringan calon gubernur dan wakil gubernur yang dibuka oleh DPD I Golkar Jambi kubu Abu Rizal Bakrie (ARB).

Ini terlihat hingga hari terakhir kemarin, Ketua DPD Demokrat Provinsi Jambi ini tidak mengembalikan formulir.

Padahal, Gubernur Jambi ini sudah mengambil formulir dan bahkan sudah menjadwalkan untuk mendaftar pada Rabu (2/7). Namun ditunda dengan alasan ada rapat mendadak.

Menariknya, pemberlakuan ini berbeda yang dilakukan HBA terhadap parpol lainnya. Sebelumnya HBA yang diwakilkan oleh tim pemenangan sudah medaftar pada PPP Djan Faridz. Meski PPP saat ini juga terjadi kisruh dualisme internal, kandidat incumbent ini tanpa ragu untuk mendaftar.

Kandidat bakal calon gubernur Jambi, incumbent HBA mengatakan pihaknya kemarin melakukan evaluasi dari DPP partai dan mungkin karena mengingat partai Golkar saat ini juga terjadi dualisme kepengurusan, oleh karena itu dirinya belum mendaftar.

“Untuk Golkar kita belum mendaftar. Hanura juga nanti kita evaluasi,” ujarnya singkat.

Sementara itu, Direktur Media Center HBA, Hasan Mabruri mengatakan meskipun HBA sebelumnya telah mengambil formulir pendaftaran di partai Golkar yang diwakilkan oleh tim.
Kemudian dari tim HBA sendiri mendiskusikan dengan pertimbangan matang, dan memutuskan akhirnya tidak mendaftar ke partai tersebut (Golkar ARB, red).

“Proses yang diambil ini sudah melalui kesepakatan tim dan HBA sendiri dengan melakukan kajian- kajian mendalam dengan analisa politik,” ujarnya saat ditemui di kantor DPD Demokrat provinsi Jambi kemarin.

Ia juga menambahkan terkait alasan HBA tidak mendaftar ke Partai Golkar, sapaan yang biasa di panggil Bohok ini menyampaikan asalan utama karena kondisi internal politik Golkar yang sedang berkonflik, dan yang kedua ada beberapa persyaratan yang diajukan Golkar untuk HBA, dan HBA tidak bisa memenuhi persyaratan yang diajukan.

“HBA tak mau terjebak oleh manuver- manuver konflik mereka dan HBA tak bisa memenuhi persyaratan yang diajukan dan tak bisa disebutkan ke umum,” tegasnya.

Terkait penjaringan yang akan dibuka Golkar Kubu Agung Laksono (AL) yang segera dibuka setelah pelaksanaan Musda, HBA akan melihat perkembangannya.

“Sebelumnya HBA telah mendegar bahwasanya Golkar kedua kubu akan membuka penjaringan. Dan kita lihat nanti,” tandasnya.

Terpisah, Ketua Golkar DPD Provinsi Jambi Zoerman Manap mengaku tidak menyangka HBA tidak mendaftar di partainya. Karena sempat menelpon akan mengembalikan formulir pada Rabu (2/7).

“Saya sudah standby dari jam lima kurang,”ujarnya saat ditemui di Bandara Sultan Thaha, kemarin.

 

“Bagi saya pribadi tidak ada beban lagi, karena dia yang memilih dan tidak mau mendaftar. Secara historis saya sama-sama orang Sarolangun. Artinya kalau hanya satu calon, saya juga tidak ada beban untuk memperjuangkannya,”jelasnya.

Apakah ada informasi pembatalan dari HBA? “Saya tidak tahu. Saya dengar ada oknum dari kita juga yang membujuk. Dan HBA terbujuk, tidak masalah,”ujar Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi.

Lalu bagaimana dukungan Golkar? Zoerman mengatakan otomatis Zola menjadi calon tunggal di Golkar ARB. Kalau seandainya HBA ke Golkar AL. Ia yakin Zola juga akan mendaftar di Golkar kubu AL.

 

“Saya tidak masalah. Saya yakin Zola nanti juga akan mendaftar disana kalau membuka penjaringan. Tapi untuk Golkar ARB, ke Zola,”ujarnya. (GWA)

 

Comments
Loading...