spot_img

Pencuri Sawit Tewas Oleh Peluru Aparat

 

MENARAnews, Sampit (Kalteng) – Aparat Kepolisian dari Brimob menembak mati pelaku pencurian sawit di PT Hutan Agro Lestari (HAL) anak perusahaan Hutanindo Lestari Group, Kamis (9/7/2015) di blok 14 Desa Beringin Agung, Kecamatan Antang Kalang, Kotim.

Kapolres Kotim melalui Kasatreskrim AKP M Ali Akbar mengatakan, korban yang meninggal tersebut berinisial IG, di mana ketika itu dia bersama DD dan ST melakukan pencurian buah kelapa sawit sekitar pukul 20.30 WIB di perusahaan sawit itu. “Kasus ini berawal dari pencurian buah sawit yang dilakukan oleh tiga pelaku ini,” kata Ali Akbar saat di kamar jenazah RSUD dr Murjani Sampit Jumat (10/7/2015).

Di mana IG bersama dua rekannya itu ketangkap tangan melakukan aksi pencurian oleh enam aparat yang sedang melakukan patroli di kawasan perusahaan itu. ”Bersangkutan mengindahkan perintah dari petugas, dan membahayakan nyawa petugas saat dilalakukan penangkapan,” kata Ali Akbar.

Sehingga dilakukan upaya paksa dengan melepaskan tembakan oleh anggota mengenai dada kanan korban tembus hingga ke belakang. Peristiwa itu menyebabkan korban tewas saat dilarikan ke klinik perusahaan. Sementara dua pelaku lainnya menurut Ali Akbar kini resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Kotim atas kasus tersebut.

Penembakan itu sendiri menurut Ali Akbar setelah ketiga pelaku mengendarai mobil pick up jenis Suzuki Carry saat akan ditangkap mereka malah menabrak petugas, satu diantaranya harus dilarikan ke rumah sakit.

Akibat itulah peluru dari muncung senjata petugas menembus dada pria asal Desa Tumbang Mujam tersebut. Jumat dini hari jasad IG dibawa ke RSUD dr Murjani Sampit untuk dilakukan visum, kemudian lantas dibawa ke kediamannya.

Pasca kejadian itu sejumlah aparat disiagakan di sana, bahkan Kapolres Kotim langsung mengecek TKP untuk meredam situasi yang sempat memanas pasca tewasnya pria yang juga merupakan karyawan panen perusahaan itu.

Bahkan dari informasi yang dihimpun, sejumlah aset perusahaan dibakar oleh warga yang kesal atas penembakan tersebut. Namun saat ditanya dengan Kasatreskrim dia sendiri belum bisa memastikan secara pasti seperti apa situasi di sana. Dengan alasan masih dalam proses penyidikan. “Kita masih melihat situasi di lapangan,” tegasnya.

Sementara itu pihak perusahaan yang juga ditemui di rumah sakit kemarin tampak menutup-nutupi kasus tersebut. Beberapa kali ditanya situasi di sana seperti apa mereka mengaku tidak tahu. Termasuk identitas korban. Padahal yang bersangkutan karyawan mereka sendiri. ”Saya tidak tahu, karena mau cek di sana tidak ada yang bisa dihubungi,”kata salah satu dari pihak perusahaan.

Barang bukti yang kini diamankan di Polres Kotim sendiri yakni mobil pikap, dodos, serta alat panen lainnya dan 23 jenjang buah kelapa sawit yang sempat dipanen oleh para tersangka. (Kontributor Kotawaringin Timur)

Editor: Raudhatul

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,045PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles