spot_img

Miss Universe Diminta Kembalikan Mahkota

MENARAnews, Amerika – Ungkapan pebisnis sukses Amerika Serikat, Donald Trump, tentang imigran Meksiko pada 16 Juni lalu masih membuat banyak kontroversi dari berbagai kalangan.

Setelah Shakira mengungkapkan kebencian terkait ungkapan Trump tersebut, kini Miss Univers 2015, Paulina Vega, yang memberikan kritikan lewat Twitter pada 2 Juli lalu.

Vega menyatakan, apa yang dikatakan Trump bukanlah cerminan dari penyatuan perbedaan. Padahal, bagi Vega mengakui dan merangkul perbedaan yang ada pada manusia adalah langkah pertama dalam pengembangan nyata dan substansial.

“Saya sangat percaya bahwa membagi dan mengelompokkan manusia hanya membuat masalah. Mengakui dan merangkul perbedaan merupakan langkah pertama dalam pengembangan dan substansial,” kata Vega.

Pernyataan Vega ini sampai pada Trump dan membuat pengusaha tersebut marah. Trump mengatakan Vega adalah seseorang yang munafik. Dia bahkan menyuruh Vega untuk mengembalikan mahkota Miss Universe kepada organisasi yang dipimpin Trump sendiri.

“Miss Universe, Paulina Vega, mengkritik saya untuk mengatakan kebenaran tentang imigrasi ilegal. Tapi kemudian dia mengatakan akan menjaga mahkota-munafik,” tweetTrump pada Minggu (6/07), seperti laporan Aceshowbiz.

Belum selesai sampai disana. Vega tidak tinggal diam saat Trump mengatakannya sebagai orang yang munafik. Vega juga menolak mengembalikan mahkotanya. Ratu kecantikan asal Kolombia tersebut mengklaim bahwa tindakannya tidak berhubungan dengan mahkota atau gelarnya sebagai Miss Universe.

“Faktanya, saya tidak akan menyerahkan mahkota saya. Saya juga tidak akan mengubah sikap dan pernyataan saya. Tidak masuk akal bahwa Donald Trump menyebut saya munafik hanya karena saya tidak menyerahkan mahkota saya,” kata Vega.(GL)

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,045PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles