spot_img

Korupsi USU, Dekan Farmasi Dituntut 3 Tahun Penjara

MENARAnews, Medan (Sumut) – Hari ini Lima terdakwa dugaan korupsi pengadaan peralatan farmasi dan etnomusikologi di Universitas Sumatera Utara (USU) tahun 2010 menjalani sidang tuntutan di Pengadilan Tipikor Medan.

Dekan Fakultas Farmasi USU Prof. Dr. Sumadio Hadisahputra, dan Siti Ombun Purba dari PT. Sean Hulbert Jaya, dituntut paling rendah yakni masing-masing 3 tahun penjara. Disusul Elisnawaty Siagian dari PT Marell Mandiri dengan tuntutan 3 tahun 6 bulan (3,5 tahun) penjara.

Tuntutan tertinggi dijatuhkan kepada dua pegawai USU, yakni Suranto selaku Ketua Panitia Pengadaan Barang/Jasa USU tahun 2010, dan Nasrul selaku pemeriksa barang. Keduanya dituntut masing-masing 4 tahun penjara. 

Selain dituntut penjara, kelima terdakwa juga dituntut membayar denda masing-masing Rp500 juta subsider 6 bulan kurungan dan uang pengganti kerugian negara sebesar yang mereka nikmati.

Terdakwa Siti Ombun Purba dan Elisnawaty masing-masing membayar 61 juta, Prof Sumadio dan Nasrul masing-masing Rp10 juta, serta Suranto sebesar Rp8 juta. Para terdakwa telah mengembalikan kerugian negara yang mereka nikmati tersebut melalui kejaksaan. 

Kelima terdakwa dinyatakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Netty Silaen  dari Kejatisu, terbukti melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama sebagaimana diatur dalam Pasal 3 jo Pasal 18 UU No 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Kelima terdakwa, menurut JPU, telah menyalahgunakan wewenang sesuai peran masing-masing untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain dan merugikan negara sebesar Rp13,689 miliar. Kerugian negara tersebut dari pengadaan peralatan farmasi Rp5,64 miliar, farmasi lanjutan Rp4,81 miliar dan etnomusikologi Rp3,22 miliar.

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,052PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles