Kolaborasi Tua Muda Pada Pilgub Jambi

MENARAnews, Jambi – Kolaborasi tua muda pada pemilihan gubernur Jambi 9 Desember mendatang hampir dipastikan terjadi, yakni kandidat petahana Hasan Basri Agus (HBA) dengan calon pendampingnya Ketua DPD PDIP Provinsi Jambi, Edi Purwanto dan sang penantang Zumi Zola Zulkifli (ZZZ) dengan calon pendampingnya Fachrori Umar (FU).

Sebelumnya DPP PDIP merekomendasikan Ketua DPD PDIP Provinsi Jambi Edi Purwanto sebagai bacalon Wakil Gubernur yang akan mendampingi bacalon Gubernur Hasan Basri Agus. Keputusan ini disampaikan langsung Ketua Umum DPP PDIP Megawati Sukarnoputri.

Ketua DPD PDIP Edi Purwanto, mengatakan pihaknya akan melakukan konsolidasi dengan HBA untuk menyusun langkah selanjutnya.

“Saya akan langsung koordinasi dengan pak HBA untuk menyusun langkah selanjutnya,” ujar Edi Purwanto Jumat (3/7).

Dia juga menganggap putusan ini adalah putusan awal. Sehingga semua langkah harus dimulai.

“Jadi ini bukanlah luapan kegembiraan atau bukan, ini justru adalah awal untuk memulai semuanya dan harus bisa bersaing dalam Pilgub ke depan,” ujar Edi Purwanto.

Edi mengatakan pihaknya juga akan mengkondisikan relawan yang sudah terbentuk, selain itu juga akan mengerahkan pengurus dari tingkat bawah hingga provinsi.

“Kita akan konsolidasi dengan pengurus dan relawan dan akan memperjuangkan nasib rakyat,” ujar Edi.

Selain itu, Edi juga mengatakan dirinya akan turun ke daerah-daerah guna melakukan sosialiasi. Selain itu juga akan menyiapkan pemenangan pilkada mendatang.

Edi Purwanto mengatakan, dirinya siap merangkul semua lapisan masyarakat di Jambi. Bukan hanya itu, dirinya bahkan siap merangkul kandidat yang mengikuti penjaringan di PDIP.   

“Kita tetap akan merangkul mereka lah, dan berkomunikasi untuk memenangkan pilkada serentak ini,” ungkapnya.

Menurutnya, kandidat yang mengikuti penjaringan kepala daerah asal partai yang berlambangkan banteng moncong putih itu, merupakan kader terbaik juga dan mempunyai massa nya. Untuk itu, dirinya berharap agar semua kader ini bisa bersatu untuk memenangkan PDIP dalam pilkada 9 Desember mendatang.

Selain itu, dirinya mengaku Ketum Megawati Soekarno Putri, telah memberikan beberapa pesan kepadanya diantaranya, harus lebih mendengar jeritan masyarakat kecil, dan membangun kebutuhan masyarakat seperti infrastruktur.

“Ibu Mega pesan agar lebih dekat dengan masyarakat, ketika menjadi calon dan memenangkan pilkada serentak nantinya,” tambahnya.

Terpisah, Zulkifli Nurdin (ZN), Dewan Penasehat tim pemenangan Zumi Zola, yang juga merupakan ayah kandung bakal calon gubernur Jambi Zumi Zola mengatakan, duet Zola-Fachrori sudah final tinggal deklarasi saja lagi, Insha Allah usai lebaran.

“Sudah final. Untuk head to head kita sudah siap dari awal,” ujarnya saat dijumpai usai menghadiri deklarasi tim pemenangan Zumi Zola tingkat Provinsi Jambi, kemarin malam.

Ditambahkan ZN, selanjutnya nama Fachrori Umar ini akan dikoordinasikan bersama parpol pendukung Zola. Karena selama ini pihaknya rasional, dari hasil survey FU selalu berada di atas.

“Semua dukungan kita harapkan berdasarkan rasional. Insha Allah kita harapkan semua dukungan ini nantinya tidak ada perubahan,” pungkasnya.

Dikatakan mantan gubernur Jambi dua periode ini, apalagi detik-detik terakhir ini bergabungnya Nino Guritno ke tim pemenangan. Artinya ada tambahan amunisi nantinya.

“Dalam suatu pertempuran tambahan amunisi itu penting sekali. Alhamdulillah Nino sudah bergabung ke kita, dan kemenangan itu akan lebih terbuka,” sebutnya. (GWA)

Kekuatan Parpol Pengusung

Zumi Zola resmi menggandeng Wakil Gubernur Jambi saat ini Fachrori Umar (FU) sebagai pendampingnya melawan calon petahana HBA-Edi Purwanto. Berdasarkan kalkulasi arah dukungan parpol, pasangan Zola-FU ini sudah mengantongi dukungan pasti dari PAN (5 kursi), PKB (6 kursi) dan PBB (1 kursi) dengan total jumlah dukungan 12 kursi.

Jumlah ini masih sangat mungkin bertambah. Pasalnya, beberapa parpol sudah hampir bisa dipastikan mendukung Zumi Zola dan hanya tinggal menunggu SK dari DPP. Parpol itu yakni Nasdem (3 kursi), Golkar (8 kursi) dan PPP (4 kursi) serta Hanura (4 kursi). Khusus Golkar dan PPP sampai saat ini belum pasti bisa mengusung calon atau tidak di Pilkada.

Tidak hanya itu, dengan duet yang disebut mewakili Timur dan Barat ini, ZN juga memastikan telah siap untuk bertarung merebut kursi BH 1 Provinsi Jambi. “Kita sudah siap dari awal,” tegasnya.

Sementara itu, dukungan parpol yang pasangan incumbent HBA dan Edi Purwanto berdasarkan kalkulasi arah dukungan parpol, sudah mengantongi dukungan pasti dari Demokrat (9 kursi), PKS (3 Kursi) dan PDIP (7 Kursi). Sementara parpol pendatang baru, Perindo sebelumnya juga telah memastikan dukungan ke HBA yang juga ditandai dengan penyerahan SK.

Dari parpol yang ada saat ini, parpol peserta pemilu 2014 hanya tinggal dua parpol yang belum memberikan sinyal dukungan kepada salah satu calon, yakni Gerindra (6 kursi) dan PKPI. Meski PKPI tidak mempunyai kursi di parlemen provinsi, namun parpol ini masih mempunyai mesin parpol yang solid. (GWA)

Comments
Loading...