spot_img

Ini Dampak Yunani Tolak Syarat Uni Eropa

MENARAnews, Athena – Lebih dari 60 persen rakyat Yunani pada referendum yang diselenggarakan pada Minggu (05/07/2015), telah menyatakan penolakan terhadap persyaratan ketat Uni Eropa demi dana talangan baru. Kemudian apa potensi ancaman yang kemungkinan dapat disebabkan oleh pembangkangan Yunani tersebut.

Perdana Menteri Yunani, Alexis Tsipras punya harapan bahwa keputusan Yunani dalam referendum tersebut akan meningkatkan nilai tawar negaranya dalam perundingan baru dengan Uni Eropa yang berkaitan dengan piutang tersebut. Namun demikian, para pejabat tinggi di zona Euro memprediksikan bahwa perundingan tersebut akan menemui jalan buntu, dengan demikian referendum tidak memberikan solusi apapun.

Dari segi internal dalam negeri Yunani, ini potensi ancaman yang mungkin timbul

  1. Jika perundingan dengan Uni Eropa temui jalan buntu, Bank di Yunani akan kehabisan uang karena tidak mendapatkan dana talangan baru, dan pada saat yang sama Yunani harus membayar gaji tunjangan pensiun dan gaji para pekerja sektor publik. Kondisi ini akan mengakibatkan Yunani membayar para pekerjanya dengan piutang.
  2. Dengan tingkat suku bunga yang tinggi, Yunani tidak akan bisa melakukan pinjaman ke pasar internsional, sementara itu Bank Yunani bergantung padaa Bank sentral Eropa untuk menyediakan stok keuangan, namun jumlahnya semakin sedikit. Kondisi ini akan menyebabkan Yunani mencetak mata uang sendiri dan akhirnya akan keluar dari zona euro.
  3. Perekonomian Yunani yang semakin terpuruk dengan adanya keputusan tersebut, berpotensi akan menimbulkan kekacauan dan kerusuhan yang akan mengganggu stabilitas keamanan nasional

Sedangkan dari segi eksternal, ini potensi ancaman yang mungkin timbul

  1. Keluarnya Yunani dari zona euro merupakan kerugian besar bagi Eropa, karena utang sebesar 240 milyar euro akan hilang, dan utang sebesar 80 milyar euro dari ECB yang disetorkan ke bank-bank Yunani juga akan hangus.
  2. Penolakan Yunani juga dikhawatirkan akan memberikan dampak negatif terhadap perekonomian global. Salah satunya adalah berpotensi meningkatkan biaya utang di antara negara-negara peminjam lainnya seperti Italia, Spanyol dan Portugal
  3. Nilai mata uang euro juga kemungkinan akan melemah tajam karena adanya ketidakpastian perekonomian di zona euro
  4. Jika nanti Yunani mampu bangkit dari keterpurukan setelah keluar dari zona euro maka dikhawatirkan akan memicu pihak-pihak yang anti penghematan untuk juga keluar dari zona euro.(AD)

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,052PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles