Dewan Kota Jambi Minta PAD Jangan Bebani Masyarakat

MENARAnews, Jambi – Rabu kemarin (8/6), dalam penyampaian padangan umum fraksi DPRD Kota Jambi terhadap nota pengantar Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBDP) tahun 2015, fraksi Partai Demokrat, PDIP, PAN dan Hanura meminta kepada Pemkot Jambi dalam upaya meingkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), agar tidak membebani masyarakat.

Ir Paul Andre Marisi, dari Partai Demokrat menyatakan, selama ini untuk APBD Kota Jambi memang masih sangat bertumpu dengan PAD, yang menjadi arus utama dalam pendapatan, dan menjadi peran penting dalam pembangunan yang ada di Kota Jambi.

“APBD masih bertumpu dengan PAD, untuk pembangunan. Hanya saja, PAD masih di domisi oleh pajak daerah melalui PBB,” tutur Paul, dalam penyampaian pandangan Fraksi.

Paul menyatakan, sudah saatnya Pemkot Jambi untuk menggali PAD lain, selain dari pemungutan pajak daerah, yang tidak membebani masyarakat.

“Perlu adanya langkah dan upaya lainnya. Selain dari PBB, yang tidak bersifat membebani,” harap Paul.

Selain itu, Jefrizen, dari Fraksi PDIP memandang bahwa dari anggran yang dimilik Pemkot Jambi, memang menyentuh masyarakat serta dengan dialokasikan tepat sasaran.     Senada Syaiful Ihsan, Fraksi PAN, menyatakan dari APBDP tersebut memang harus memprioritaskan percepatan pembangunan yang sesuai dengan visi dan misi Walikota Jambi, dan searah dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

“Diharapkan untuk rancangan APBDP untuk tahun 2015, harus memuat komponen untuk peningkatan pelayanan masyarakat,” tegas Syaiful Ihsan.

Begitu juga dengan Suherman, Partai Hanura, mengakui rancangan APBDP harus terkait dengan pelayanan publik yang langsung menjadi kebutuhan dasar untuk masyarakat banyak.(RN)

Comments
Loading...