spot_img

Agus Supriyatna : Bisa Jadi Mesin, Bisa Jadi Hidrolik

MENARAnews, Medan (Sumut) – Kepala Staff TNI AU, Marsekal Agus Supriyatna belum bisa mengatakan sebab pasti jatuhnya pesawat Hercules A1310. Selasa (30/6)┬áSampai saat ini, pihaknya hanya bisa melakukan analisis analisa dari bukti yang ada bahwa Kapten Pilot minta return to base (kembali ke pangkalan).

Artinya, jika setiap pilot ada yang minta kembali ke pangkalan karena ada masalah pada pesawat. Pada saat bermaksud kembali ke pangkalan Hercules jatuh menubruk bangunan Ruko Royal garden dan Oukup BS.

“Nah ini, karena saya tidak bisa mengkonfirmasi ini dengan mereka-mereka, jadi ini hanya analisa yang bisa saya berikan. Bisa itu mesin, bisa itu hidrolik. Tapi jelas beberapa pengalaman hercules yang terjadi seperti ini biasanya kerusakan terjadi pada mesin”, ujarnya kepada awak media.

Profil Pesawat

Pesawat Hercules A1310memiliki mesin empat turboprop sayap tinggi (high wings)
Tipe Hercules ini banyak diminati berbagai negara karena mampu mendarat dan lepas landas dari runway yang pendek sekalipun.

Informasi yang didapat pesawat buatan Lockheed-Martin, Amerika Serikat ini mempunyai daya angkut yang lebih besar serta kemampuan beroperasi lebih baik. Pesawat ini berkapasitas 92 orang dan lima awak kabin.

Hercules jenis ini biasanya digunakan sebagai pengangkut tentara, namun saat ini digunakan untuk berbagai peran karena mempunyai daya angkut 20 ribu kilogram. selain sebagai angkutan pesawat ini dapat digunakan untuk pengamatan cuaca, pengisian bahan bakar di udara, pemadam kebakaran udara, dan ambulans udara.

sekarang ini TNI AU mengoperasikan 28 Pesawat Hercules C 130 dari berbagai jenis. Pesawat tersebut diserahkan ke Skadron 31 yang berada di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur; dan Skadron 32 Pangkalan Udara Utama 32 Abdulrahman Saleh, Malang, Jawa Timur.(yug)

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,041PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles