spot_img

Rekonstruksi Pembunuhan di Deli Tua

MENARAnews, Medan (Sumut) – Kasus pembunuhan Daniar di Deli Tua semakin pelik dan terkesan memiliki banyak misteri. Hari ini polisi melakukan rekonstruksi pembunuhan di kediaman korban di Kecamatn Deli Tua, Kabupaten Deli Serdang, Rabu (18/6).

Ikhsan Dermawan Lubis alias Wawan(26) adalah tersangka dalam kasus pembunuhan  Rahma Daniar (21). Pada saat rekonstruksi wawan sempat berteriak bahwa dia bukan pelakunya. Pengacara wawan  mengungkapkan kekecewaannya terhadap pelaksanaan rekonstruksi.

Ayah Wawan, Muhadjir juga mengesalkan rekonstruksi yang digelar hari ini. Lelaki paruh baya ini mengatakan rekonstruksi terkesan ada unsur pemaksaan dari petugas Polsek Deli Tua. Bahkan Pengacara Wawan tidak diberikan akses untuk melihat rekonstruksi. 

Polsek Deli Tua juga sangat arogan. Muhadjir mengatakan pihak Kepolisian mengusir pengacara Wawan, dan apabila ada yang mau ditanyakan silahkan ke kantor saja.

Saksi yang bisa meringankan Wawan juga tidak dipanggil ke Areal rekonstruksi. “Saksi dari tersangka tak ada di panggil, yah saya kan orang tuanya mengetahui keberadaan Wawan pada hari kejadian, bukan pada jam melakukan”, katanya.

“Pada hari itu mulai berangkat kerja sampai pulang kerja saya tahu keberadaan Wawan, kenapa saya tidak dipanggil menjadi saksi”, katanya lirih.

Sambil terduduk, Muhadjir mengungkapkan kekesalannya terhadap kepolisian. “Memanglah orang kecil yang tak tau hukum dilindas oleh penegak hukum”, ujarnya.

Reporter MENARAnews yang datang ke Polsek Deli tua juga tidak mendapat keterangan apapun. Kanit Reskrim Polsek Deli Tua, Martualessy Sitepu enggan berkomentar apapun tentang rekonstruksi kasus pembunuhan Dahniar. Beliau malah menyuruh reporter untuk mencari Informasi kepada wartawan lainnya.

Lihardo Sinaga yang ditemui di kantornya juga menegaskan bahwa rekonstruksi yang dilakukan tidak sesuai bengan berita acara rekonstruksi. Sebelumnya Lihardo sudah menemui Wawan di ruang penyidik, pada saat itu tim pengacara, abang kandung Wawan, keluarga wawan bertanya kepada wawan didepan RD Manullang Juru Periksa Polsek Deli Tua.

“Saya mau pegang perkara ini kalau kau (Wawan) mau jujur”, katanya.

Tapi wawan tetap mengatakan kalau dirinya bukan pelakunya. Wawan mengakui dirinya dipaksa petugas mengakui perbuatan tersebut.

ihardo DKK menginginkan proses penyidikan diambil alih oleh Polda Sumut, karena dirinya sudah tidak yakin lagi terhadap Polsek Deli Tua dalam penanganan kasus yang menimpa kliennya. (yug)

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,052PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles