Bali dan Nadi, Maskot Pilkada Pertama Kota Medan

MENARAnews, Medan (Sumut) – Walikota Medan, Zulmi Eldin bersama KPU Sumut, Ketua KPU Medan Yenni Khairiyah Rambe beserta jajarannya meresmikan maskot pilkada Medan di Pendopo Lapangan Merdeka Kota Medan, Selasa (16/5).

Turut hadir dalam launching tersebut Wakil Ketua DPRD Kota Medan, Iswanda Nanda Ramli, Polresta Medan, Polresta Belawan, Ketua PPK dan PPS sekota Medan, Komisioner KPU Sumut dan perwakilan Partai Politik. 

Yenni Khairiyah Rambe mengatakan ini merupakan kali pertama Kota Medan menggunakan maskot dalam Pilkada serentak yang akan dilaksanakan 9 Desember Nanti.

Senada dengan Yenni Khairiyah, Evi Novida Ginting, Komisioner KPU Sumut juga berharap dengan peluncuran maskot Bali dan Nadi ini dapat meningkatkan kesadaran seluruh elemen yang ada.

“Tentunya KPU Medan tidak dapat bekerja sendiri dalam menyelenggarakan pilkada kota medan 2015 ini. Ada peran pemerintah, pihak keamanan dan tentu saja masyarakat bisa ikut terlibat langsung didalam seluruh tahapan menjadi tolak ukur keberhasilan sosialisasi”, katanya.

Walikota Medan Zulmi Eldin yang juga memberikan sambutan mengatakan launching maskot ini juga sebagai bentuk kreatifitas kaum muda. “Kita semua selalu merasa bangga memiliki generasi kreatif yang melakukan kegiatan dalam rangka pilkada ini menjadi daya tarik masyarakat untuk meu terlibat dalam proses demokrasi pemilihan kepala daerah”, ujarnya

Eldin menambahkan dengan launching ini harapannya KPU Medan dapat menjadi lebih semangat untuk menyelenggarakan sosialisasi bagi masyarakat terutama generasi muda.” KPU harus mampu dan bersemangat dalam mempersiapkan pesta demokrasi di kota Medan Desember mendatang”, katanya.

Sebagai bentuk dukungan Eldin menginginkan pilkada yang bersih dan damai. Kota medan harus menjadi kota yang berdemokrasi sehat dan menjadi tolak ukur dalam penyelenggaraan pilkada. Hal ini disampaikan Eldin agar pemimpin yang terpilih dapat bertanggung jawab pada masyarakat dan bangsa Indonesia.

Gelaran launching maskot dimulai dari pukul 15.00WIB sampai dengan selesai diisi dengan acara tarian tradisional dan penandatanganan dukungan penyelenggaraan pilkada Kota Medan 2015. Selain itu KPU kota Medan membagikan stiker kepada hadirin yang berisi dukungan penyelenggaraan pilkada Kota Medan

Maskot yang berbentuk Menara Tirtanadi ini dipilih dari kompetisi design maskot dan jingle untuk Pilkada Kota Medan. Menara Tirtanadi dipilih menjadi maskot karena merupakan ikon Kota Medan. Yenni menambahkan kompetisi maskot diadakan karena melihat rendahnya tingkat partisipasi masyarakat dalam pemilu sebelumnya. 

Yenny juga berharap kepada jajaran pemerintahan untuk turut membantu dalam pendataan pemilih pemilukada Kota Medan.

“Kami mohon kepada hadirin yang berhadir khususnya pemerintah kota Medan beserta jajaran dan partai politik untuk dapat membantu dalam hal pendataan pemilih agar lebih akurat dari pendataan sebelumnya “, ungkapnya.

Pandapotan Tamba, Komisioner KPU Kota Medan mengatakan maskot yang diberi nama Bali dan Nadi ini diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya pada saat pilkada nanti.

“Dengan adanya maskot ini harapannya masyarakat kota Medan dapat meningkatkan partisipasi yang selama ini cukup rendah dengan ini bisa dinaikkan menjadi minimal 75%”, ungkapnya. 

Bali dan Nadi ini diambil dari nama penciptanya yang merupakan pemenang dalam kompetisi design dan Jingle KPU Kota Medan.

“Nama penciptanya Nadia tapi yang ditetapkan namanya nadi”, katanya dalam wawancara.

KPU medan meyakini, dengan adanya maskot ini nanti bisa digunakan sebagai strategi kota Medan dalam mensosialisasikan pilkada kota Medan. Bali dan Nadi nantinya akan digunakan sebagai icon dalam berbagai kegiatan KPU termasuk alat peraga pemilihan umum.

Dalam acara launching akan diumumkan pemenang kompetisi design maskot dan jingle pilkada kota Medan.(yug)

Comments
Loading...