Layanan Tukar Uang Sudah Dibuka Sejak Awal Puasa

MENARAnews, Palangka Raya (Kalteng) – Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan pecahan uang selama bulan puasa dan lebaran, Bank Indonesia Perwakilan Kalteng saat ini telah membuka penukaran uang sejak awal puasa.

“Untuk penukaran uang sudah kami layani sejak awal bulan Ramadan lalu. Kami persilahkan apabila ada warga yang ingin menukarkan uang tunainya ke dalam bentuk uang pecahan,” jelas Muhammad Nur selaku Kepala Bank Indonesia (BI) Perwakilan Kalteng, Kamis (25/6/2015).

Muhammad Nur menambahkan, pelayanan penukaran uang juga melibatkan bankbank di Kabupaten/kota, contohnya ada layanan kas titipan.

“Wilayah timur ada Muara Teweh, dan di Pangkalan Bun adanya di Bank Kalteng, kemudian Kotim juga ada kas titipan sampai ke Seruyan. Semoga semuanya dapat terlayani dengan baik,” ucapnya.

Pihaknya pun ujar Nur, telah melakukan kerjasama dengan Perbankan untuk memenuhi layanan bagi masyarakat dalam hal penukaran uang. Bahkan, untuk untuk jumlahnya juga tidak ada pembatasan, dengan tujuan supaya masyarakat bisa menukarkan uang mereka sesuai kebutuhan.

“Kami tidak pernah membatasi berapa jumlah yang boleh mereka tukarkan, jadi bebas jumlahnya, biasanya uang pecahan yang lebih dicari,” imbuhnya.

Guna memberikan pelayanan secara optimal kepada masyarakat, pihaknya juga membuka layanan kas keliling untuk wilayah Palangka Raya. Karena, BI sendiri telah mempersiapkan serta menyediakan modal yang lebih besar untuk lebaran tahun ini.

Selama bulan Ramadan ini pihak kami rencananya akan melakukan layanan kas keliling pada dua tempat di Palangka Raya ini, salah satunya adalah di pasar wadai Mantikei,” urai M. Nur.

Emelia Santi yang merupakan pegawai disalah satu Bank di Palangka Raya mengaku, kebutuhan masyarakat terhadap uang pecahan akan terus meningkat terutama di bulan Ramadan dan itu bukanlah hal yang baru baginya.

“Permintaan untuk menukar uang pecahan nanti malah akan semakin meningkat ketika sudah mendekati lebaran. Itu sudah biasa kok mas,” ucapnya.

Hj. Aminah ini contohnya, baru menginjak bulan keenam puasa, dia sudah mulai sibuk mondar-mandir di bank guna menukarkan uang tunainya dengan uang pecahan. Sebab menurutnya, apabila penukaran dilakukan saat ini orang yang antri masih tergolong sedikit.

“Saya menukarkan uang pecahan antara Rp 5.000-Rp 20.000 untuk persiapan lebaran, ya hitung-hitung untuk buah tangan ponakan pas hari raya nanti,tukas Hj. Aminah. (AF)

Editor: Raudhatul

Comments
Loading...