spot_img

Lagi, Bupati Kotim Tak Hadiri Sidang Perceraiannya

MENARAnews, Sampit (Kalteng) – Sidang kelima kasus perceraian antara Bupati Kotim, H Supian Hadi dengan Hj Iswanti yang akan digelar Rabu (17/6/2015) di Pengadilan Agama Sampit lagi-lagi sidang harus ditunda, lantaran Supian Hadi tidak bisa hadir. Bahkan penundaan itu dianggap cukup lama.

Meski Supian sendiri diwakili kuasa hukumnya, tetapi tidak dapat memberikan penjelasan apapun di hadapan persidangan lantaran tidak diberikan mandat apa-apa sebagaimana yang diharapkan. Padahal dalam sidang tersebut, Iswanti dan dua putranya sudah hadir.

“Sidang ditunda dua minggu, padahal sehari saja cukup saya rasa.  Karena jawabannya ya atau tidak saja,” tegas Ruzeli, kuasa hukum Iswanti usai sidang itu.

Pihak Ruzeli sendiri harus kembali kecewa lantaran janji Supian yang akan hadir dalam sidang itu tetapi tidak ditepatinya. Ketidakhadirannya sendiri dengan alasan menghadiri kegiatan Partai Demokrat.

“Namun kita cek dengan orang Demokrat katanya tidak ada kegiatan, artinya dia berbohong,” tegasnya.

“Memang dia sering berbohong. Jangankan kami, Pengadilan saja dibohonginya. Janji hari ini mau hadir nyatanya, gentleman sajalah,” ungkapnya.

Karena menurut Ruzeli, sebagai orang muslim kalau sudah tidak menafkahi anak dan istri dia wajib menceraikannya. ”Kalau digantung seperti ini kan dosa jadinya, minta penegasan sajalah,” harapnya.

Dalam sidang itu juga, kuasa hukum bupati tidak bisa menjelaskan apa-apa lantaran ini memang harus dinyatakan langsung oleh Supian atau melalui surat apa yang dia inginkan sebenranya.

“Kami minta ketegasannya sajalah sebagai kepala rumah tangga dan sebagai lelaki,” ungkapnya.

Sementara itu, kuasa hukum Bupati sendiri tampak menghindar dari awak media, usai dari ruang mediasi dia buru-buru lewat pintu bagian dalam di Pos Bantuan Hukum (Posbakum) Pengadilan. (Kontributor Kotawaringin Timur)

Editor: Raudhatul

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,052PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles