Komisi IV Protes Edaran Walikota Jambi Tentang Syarat PSB

MENARAnews, Jambi – pada rabu silam (9/6), rapat paripurna pandangan umum fraksi-fraksi dewan terhadap laporan pertanggungjawaban Nota Keuangan atas pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2014 di Ruang Rapat Swarna Bumi DPRD Kota Jambi, berbeda. Pasalnya, empat komisi yang ada, hanya Komisi IV yang tak nampak hadir dan terlihat wajahnya.

Satu diantara anggota dewan yang tidak hadir, Roro Nully Kurniasih. Menurutnya, Komisi IV tak hadir pada paripurna ini, beralasan keterkaitan dengan belum dicabutnya surat edaran Walikota Jambi, terkait wajib pengunaan bukti pelunasan PBB untuk sebagai salah satu syarat sebagai Penerimaan Siswa Baru (PSB).
       
“Kita tidak mengikuti kegiatan karena hingga detik ini walikota belum mencabut edaran terkait pelunasan PBB sebagai syarat masuk sekolah. Kita merasa keberatan dan kebijakan Pemkot Jambi, yang sangat merugikan masyarakat,” ungkap Roro, kemarin.
 
Roro mengatakan Komisi IV telah sepakat menolak edaran tersebut. Mereka akan terus melaksanakan aksi protes hingga walikota mau mencabut surat edaran itu.

“Sampai saat ini belum ada tindak lanjut dari rekomendasi yang kami layangkan ke walikota. Ini tidak sejalan dengan apa yang seharusnya. Dan ini tentu membebani masyarakat bawah,” tegas Roro.

Di saat penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi dewan juga meminta kepada Walikota untuk mencabut surat edaran yang dikeluarkan tersebut, yakni seperti penyampian dari fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Gerindra, Partai Persatuan Pembangunan, dan Partai Amanat Nasional (PAN).

Saat dikonfirmasi mengenai tak hadirnya Komisi IV pada rapat Paripurna tersebut, Walikota Jambi, H Syarif Fasha, memandang sah-sah saja.

“Kan sah-sah saja, kami tidak juga kecewa prosesnya seperti itu. Jika dewan yang protes kan punya hak,” ujar Fasha, saat ditemui usai rapat Paripurna.

Fasha menjelaskan, dirinya telah memanggil, Sekda, Dinas Pendidikan, Dispenda dan juga Bagian Hukum, mentliti semua surat yang masuk. Saat ditanya kapan keputusan surat edaran akan dicabut, Fasha menyatakan besok akan diputuskan. (RN)‎

Comments
Loading...