spot_img

Kalteng Kekurangan Dana Pilkada Serentak

 

MENARAnews, Palangka Raya (Kalteng) – Pemilukada serentak yang akan digelar pada akhir tahun 2015 di Kalimantan Tengah tampaknya menemui masalah. Kabarnya anggaran dana APBD yang direncanakan untuk menyokong pendanaan pemilukada tersebut belum cukup. Untuk menutupi kekurangan dana tersebut pemerintah provinsi berencana menggunakan dana sharing dengan kabupaten yang tersebar di Kalteng.

Saat ini realisasi dana untuk pemilukada serentak di Kalimantan Tengah sebesar Rp 162 Miliar. Namun, yang tersedia baru Rp120 Miliar dan masih menyisakan Rp42 Miliar. Pemaparan ini diberikan setelah adanya kunjungan rombongan Komisi II DPR RI di Aula Jaya Tingang Kantor Gubernur, Senin (29/6/2015).

Wakil Ketua Komisi II DPR RI Rizal Patria mengatakan berdasarkan hasil pertemuan didapatkan jika Provinsi Kalimantan Tengah kini masih mengalami masalah pendanaan yang belum sepenuhnya terpenuhi. Untuk itu, Komisi II DPR RI memberikan solusi agar pemerintah provinsi bekerjasama dengan pemerintah kabupaten/kota guna menutupi pendanaan yang kurang termasuk biaya pengamanan.

“Beberapa saran kita berikan untuk menyelesaikan masalah yang dialami Provinsi Kalteng dalam kekurangan dana pemilukada. Adapun dana yang kurang termasuk biaya pengamanan berkisar Rp30 Miliar,” katanya saat dibincangi MENARAnews.

Disebutkan, jika kurangnya dana pelaksanaan pemilukada di Kalimantan Tengah diakibatkan hanya ada satu kabupaten yang melaksanakan pilkada serentak yakni Kotawaringin Timur. Sehingga beban biaya ditanggung semua oleh Provinsi Kalimantan Tengah melalui APBD.

“Oleh itu, solusinya kabupaten/kota bisa bekerjasama meskipun tidak ikut dalam pilkada serentak. Hal ini bisa dilakukan dengan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBDP),” sebutnya.

Sementara, Wakil Gubernur Kalteng Achmad Diran mengaku akan segera melakukan koordinasi dengan seluruh kabupaten/kota yang tersebar di Kalimantan Tengah untuk mendiskusikan permasalahan tersebut.

“Kekurangan hanya sedikit. Secepatnya akan kita urus masalah ini dengan sharing bersama pemerintah kabupaten/kota,” tegasnya. (Ferry Wahyudi)

Editor: Raudhatul

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,052PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles